Selamat Bang Haji!

Dari Cianjur untuk Nusantara, Maju Terus Haji Prima!

Akhirnya setelah melewati dua tahap pemilihan, Bang Haji Prima Yuana Sofwan terpilih menjadi Ketua Umum Himpunan Karya Nusantara (Ketua Umum HKN). What a bad week for me, hiks hiks hiks. Inter mencetak gol saja tak pernah di Cina, apalagi memenangkan pertandingan. Kini, caketum (calon ketua umum) pilihan angkatan 3 belum mendapat amanah dari mayoritas alumni lainnya. Hurry up Mancio, I need medicine!

image
(Sumber Foto dari Media Sosial)

First of all, selamat kepada Bang Haji dan tim suksesnya.

Selanjutnya, izinkan AR bercerita tentang kegundahan yang agak sedikit menyesakkan dada. Semoga njenengan berkenan. Mohon dimaafkan kalau ada kata, frasa, atau kalimat yang kurang nyaman di hati dan pikiran Bang Haji dan timses. Ini bukan saran, hanya tumpahan perasaan *lebay.

AR sangat mencintai almamater kita tercinta, Sekolah Menengah Umum Terpadu Krida Nusantara (Krida.red). Bukan cinta biasa, hanya mereka yang pernah merasakan keindahan dan kebersamaan hidup di boarding school / sekolah berasrama yang memahaminya. Tentu setiap almamater harus dicintai sebagaimana mestinya karena dia lah salah satu aktor yang berperan besar dalam membentuk masa depan kita semua, tapi Krida berbeda. Seperti almamater AR lainnya, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), yang dicintai dengan cara yang berbeda karena keterikatan pekerjaan dan ilmu praktis yang diberikannya. Krida kita cintai dengan cara yang spesial karena hampir sebagian besar masa remaja kita dihabiskan di Kaki Gunung Manglayang.

(Sumber Foto dari http://pipin.bravesites.com/smat)

Kecintaan terhadap almamater yang sekuat itu seharusnya membuat AR dan alumni lainnya aktif di organisasi alumni. Terus terang saja, AR baru dua kali menghadiri acara alumni di Jakarta. Acara buka puasa bersama di masa IKA-KN, itu pun tak sampai bedug maghrib. Terakhir kali ketika bertemu alumni di Lapangan Futsal di daerah Kali Malang, itu pun datang setelah futsal bubaran. Apakah ketidakaktifan AR juga dialami sebagian besar alumni? Apakah karena kemalasan AR saja kah atau ada yang salah dengan organisasi alumni?

IMHO, sedikitnya ada 2 hal yang menjadi faktor keaktifan seorang alumni di HKN:

  1. Faktor Internal dari alumni itu sendiri. Kepribadian, kebiasaan, hobby, dll. Satu hal lagi yang paling penting dari sisi internal ini adalah “Did I get something from this organization?”. Kalau bahasa inggrisnya, “Gw dapet ape sih dari HKN?”. Sesuatu itu bisa apa saja: jodoh, network, uang, persahabatan, dan lain sebagainya. Ada yang dapat jodoh di IKA-KN/HKN? Alhamdulillah, semoga menjadi keluarga samara. Yang belum dapat jodoh, semoga disegerakan.
  2. Faktor Eksternal yang bersumber dari HKN dan Kepengurusannya. Menurut hemat AR, sedikitnya ada dua hal yang patut diperhatikan: (a) Keaktifan pengurus dalam mengajak alumni untuk berpartisipasi di HKN. Poin ini harus didukung dengan database alumni yang up to date; (b) Regenerasi Kepengurusan. Dengan adanya regenerasi di kepengurusan maka diharapkan yang bersangkutan dan angkatannya akan lebih tertarik untuk aktif di acara-acara HKN. Yang AR amati, jiwa korsa angkatan lebih besar dari jiwa korsa krida *semoga AR salah. Ketika proses regenerasi telah berjalan dan angkatan si pengurus ikut aktif di HKN maka perlahan mereka akan menemukan sesuatu yang menarik di HKN, apapun itu. AR cukup kecewa melihat proses regenerasi tak berjalan mulus di organisasi alumni kita tercinta. Semoga di periode selanjutnya abang-abang dan teteh-teteh sekalian bisa ikhlas memberikan tongkat estafet kepemimpinan kepada junior, adek-adek juga ingin belajar berorganisasi dan ikut membesarkan HKN.
IMG-20150801-WA0014
(Sumber Foto dari Media Sosial)

Last but not least, hampir seluruh anggota Grup WhatsApp KN03 terkaget-kaget mendapat berita penggunaan sistem perwakilan “One Man One Vote” dalam pemilihan Ketua Umum HKN Periode 2015-2018 kemarin. Sorry to say, Amerika saja tak sampai segitunya dalam pemilihan Presiden. Seperti kita ketahui bersama, salah satu tahap dalam Pemilihan Presiden Amerika adalah Tahap Electoral College. Seperti tertera di link ini :
“Electoral college berjumlah 538 yang berdasarkan jumlah anggota Kongres Amerika Serikat (435 anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan 100 senator) serta tiga suara dari District of Columbia, Ibukota Amerika Serikat. Dari jumlah itu, maka suara yang harus diperoleh seorang calon untuk menjadi Presiden AS adalah minimal 270 electoral college. Jumlah anggota DPR ini berbeda di masing-masing negara bagian, yang ditentukan berdasarkan populasi penduduk.”

phoca_thumb_l_aspa
(Sumber Foto dari http://smat.kridanusantara.com/index.php)

AR berharap ada perubahan dalam sistem pemilihan dan sistem pemilihan langsung adalah yang terbaik untuk lingkup alumni, imho. Pemilihan langsung sangat cocok untuk HKN karena beberapa hal, antara lain:

  1. Dengan keterlibatan langsung maka setiap alumni akan terikat secara emosi dengan kepemimpinan dan kepengurusan.
  2. Dengan kecanggihan teknologi yang ada sekarang ini maka bukanlah hal yang sulit untuk membuat suatu sistem pemilihan langsung melalui internet.
  3. AR bukan pendukung fanatik sistem Pileg, Pilpres, dan Pilkada langsung karena beberapa hal seperti tingkat pendidikan dan sosial ekonomi yang tak merata. Sudah jamak terdengar mengenai kecurangan dalam pemilihan langsung: money politics, penggelembungan suara, dll. Tapi untuk lingkup HKN yang eksklusif, AR dukung sistem pemilihan langsung. AR yakin tak kan ada kandidat yang berani melakukan money politics dan penggelembungan suara karena jumlah pemilih yang homogen dan terdata. Kalaupun akhirnya nanti terjadi perdebatan dalam musyawarah penentuan sistem pemilihan untuk yang akan datang, AR berharap hasil terburuknya adalah “electoral college”.
FB_IMG_1438774484565
(Sumber Foto dari Facebook HKN)

Sekali lagi, selamat atas terpilihnya Bang Prima sebagai Ketua Umum HKN. Semoga Bang Haji Prima bisa menyatukan alumni Krida Nusantara seperti Bang Haji Oma menyatukan pecinta dangdut se-Nusantara.

Selamat bertugas, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT.

Iklan

Komentar Disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s