Dicari, Erdogan-nya NKRI

Erdogan akan segera mengakhiri jabatannya sebagai Perdana Menteri Turki. Kita sebagai Umat Islam hanya bisa mendoakan siapapun yang menjadi Perdana Menteri Turki semoga sama atau lebih baik dari Erdogan di segala bidang. Berkat Erdogan, Turki tak lagi dianggap “penyakit” (baca: sebuah negara di Eropa yg membuat ekonomi eropa bergoyang krn terjadi krisis ekonomi di negara tsb) di Zona Euro. Beberapa waktu lalu “penyakit” itu telah pindah ke Yunani, Siprus, dan bahkan negara sebesar Italia & Spanyol yang dilanda Ketakstabilan Ekonomi (Pantas sajalah bos Erick Thohir membeli Saham Klub Kebanggaan AR dari Massimo Moratti, INDONESIA BISA!!!). Kawan2 bisa liat di sini

Selain kemajuan di bidang ekonomi, Erdogan telah membuat banyak gebrakan yang membela umat Islam seperti mulainya Pejabat wanita /Istri Pejabat menggunakan jilbab yang merupakan hal tabu di masa kediktatoran Mustafa Kemal Attaturk & pewarisnya, menjadi pembela Palestina, pioneer gerakan RABIA, dll.

IMHO, Turki dan Indonesia memiliki kondisi yang mirip. Mustafa Kemal Attaturk menggulingkan Kekhalifahan Turki Utsmani sehingga Turki menjadi Negara Sekuler, sama halnya ketika 7 kata di Piagam Jakarta dihapus secara “licik” dengan menjanjikan pepesan kosong kepada Ki Bagus Hadikusumo dan Pemimpin2 Ulama lainnya seperti dikisahkan dalam penyesalan Kasman Singodimedjo ini dan artikel ini. Dapat kita lihat, Sejarah Turki dan Indonesia di mulai dari pelemahan Umat Islam dengan cara menjauhkan Muslim Turki & Indonesia dari Syariah Islam.

Kemiripan yang lain: penduduk muslim mayoritas, terdapat kelompok/suku (yang dianggap) separatis (suku kurdi di Turki; OPM & GAM di Indonesia), negara demokrasi, dll.

We need Our “Erdogan”, my brothers & sisters. Kemarin pas dikampung, AR diskusi dengan sesama urang sumando (sumando itu mirip2lah dgn semenda…Warga kampung istri AR menyebut AR sbg URANG SUMANDO) terkait pemilu. Ternyata laki2 di Pariaman itu memang suka maota (ngobrol ngalor ngidul kagak jelas & parahnya sambil main domino, bahkan ada yg sambil berjudi) soal politik. Waktu itu hanya niat silaturohim, ga ada niat ngomongin politik tp uda itu yg akhirnya nanya, “siapa capres yg sutan pilih nanti?”. AR dipancing ngomongin politik di saat yang tidak tepat krn HP ketinggalan di rumah. Maaf ya Hanna & Husna krn telat pulang ke rumah, besok2 hp ga akan ketinggalan lg deh.

Sederhana saja pilihan capres AR di 2014 ini:
1. BUKAN TNI/POLRI, karena TNI & purnawirawannya udah 40 tahun lebih berkuasa di negeri ini, alhamdulillah Indonesia yg kaya Sumber Daya Alam (SDA) & Sumber Daya Manusia (SDM) hanya jadi Negara Berkembang (baca: Negara Miskin) yang punya banyak UTANG RIBAWI.
Parahnya, Soeharto telah menjadi Diktator selama 30 tahun lebih.
Maaf aje ye, AR bukan keledai yang bakal jatuh di lobang yang sama untuk kedua kalinya. Cukuplah pada tahun 2004 AR memilih SBY, alhamdulillah pada 2009 AR memilih JK.

>>> PRESIDEN-nya: SOEHARTO & SBY. Partai asal: GOLKAR & DEMOKRAT

2. BUKAN Insinyur yang terpengaruh paham KOMUNIS/MARXIS/SOSIALIS. IMHO, Soekarno adalah Presiden terhebat sepanjang sejarah Indonesia tapi ambisinya terlalu besar. Sebagai negara baru seharusnya Soekarno lebih mawas diri. Indonesia baru merdeka jadi sungguh tak bijak melawan hegemoni zionis & yahudi yg sudah lama menguasai dunia. Akhirnya Presiden terhebat itu pun digulingkan Tentara yang tak tau datangnya dari mana. Skenario yang luar biasa tuk penggulingan Soekarno menurut AR. Bayangkan saja Soeharto yang pangkatnya jauh lebih rendah dari Jenderal Nasution tapi kenapa Soeharto yang jadi presiden? *jangan ente jawab takdir, anak TK juga tau klo takdir 😅

Saran AR tuk presiden baru 2014 nanti, kita jangan ngelawan secara frontal USA & sekutunya. Cukup kurangin berutang ke IMF/World Bank, cukup naekin bagi hasil Freeport (50:50 lah), cukup hentikan impor dari sono, dan cukup2 lainnya yang tak melanggar aturan. Karena harus kita akui, Amerika bisa saja mengembargo kita dalam segala bidang. Kalau nanti kita sudah bisa swasembada di segala bidang dan/atau punya negara sahabat yang bisa membantu ketika di embargo maka lawanlah Amerika & Sekutunya secara frontal.

>>>PRESIDEN: SOEKARNO. Partai Pengusung: PNI. Ayahnya Presiden Perempuan Pertama & semoga satu2nya di Indonesia.

3. Bukan Ulama Pluralisme.
>>> Partai Asal: PKB

4. Bukan Wanita yang sensi abis.
>>> Partai Asal: PDI/ PDI-P

AR singkat ajalah hasil pembicaraan sejam lebih itu, pilihan AR di september nanti adalah capres2 seperti Ustadz Ahmad Heryawan, Pak Dahlan Iskan, Yusril Ihza Mahendra, atau Pak Mahfud MD. Khusus Pak Mahfud MD, anda mengecewakan saya dengan berita ini
Dengan terpaksa anda saya coret dari daftar calon presiden yang akan saya pilih di Pilpres 2014 ini.

NB: Kelupaan, bukan jokowi karena di berita jokowi janji ngeberesin Jakarta selama 5 tahun.

Nyoblos Yes, Golput No

FOR BETTER INDONESIA, MERDEKA!!!

20140301-130801.jpg

Iklan

5 pemikiran pada “Dicari, Erdogan-nya NKRI

    1. Setuju banget bro…
      JK juga masuk kandidat capres ane, 2009 ane milih beliau tp kalah 😭…

      Senengnya dapat brother yg sepaham 😊… Thanks udah ngefollow ya

    2. Sepemikiran. Tidak untuk Jokowi sebagai Presiden RI, dan Ahok sebagai Gunernur Jakarta.

      Pemilu kali ini mesti cari pemimpin yang punya kewibawaan kedalam dan keluar. Punya jiwa nasionalisme dan integritas yang tinggi. Bisa menjadi pelayan masyarakat. Besar bukan dari pencitraan media, dan konsultan politik.

      1. Setuju banget bro…

        Presiden itu tugas utamanya menaikkan daya tawar/bargaining power Indonesia di luar negeri (kalau kata temen ane yang lagi kuliah MPKP/Magister Perencanaan Kebijakan Publik). Kalau urusan dalam kan ada menteri2nya plus Kepala Daerah. Bullshit alasannya jokowi dan PDIP serta pendukungnya yang mengatakan jokowi bisa membangun jakarta kalau jadi Presiden. Ini udah jamannya otonomi daerah. Kalau PDIP ma Gerindra pecah kongsi, pasti kek sekarang kejadian. Kmrn pas latuharhary jebol, jokohok nyalah2in pemerintah pusat. terus nyalahin depok dan bogor.

        Di jaman Otda ini dibutuhkan 300-an orang2 kek Ridwan Kamil dkk (di Mata Najwa ada 3 bupati/walikota yang berprestasi diundang) untuk membangun Indonesia. Walau Presidennya itu Erdogan tapi sukanya nyalah2in pemerintah daerah, ya pada kesel semua pasti dan akhirnya pembangunan ga sejalan. Presiden minta A, pimpinan daerah maunya Z… Ancur dah

Komentar Disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s