Atlantison, E.S. Ito, dan Negara Kelima

Gw sempet bingung pas mau ngasi nama blog gw ini. Sempet pengen niru blognya iyank yang pake bahasa inggris en sepertinya mengandung arti yang sangat dalam (dontouchme.red),hehe. Sempet pengen ngasi nama “gunakanakalmu” (norak banget ga sih), gw pengen ngasi neh blog dengan nama ini karena ada temen yang bilang klo gw itu orang yang klo mengambil keputusan banyak pertimbangan. Dalam hati gw teriak : “biarin aja, kan kita itu manusia yang punya akal, wajar donk klo gw banyak pertimbangan untuk ngambil keputusan. Sayang banget klo akal kita ga dipake alias ga beda jauh ama ciptaan Allah SWT yang ga diberi akal (peace).” TApi gw pikir2 lagi, itu bener2 nama yang aneh dan norak untuk sebuah blog,hehe. Dan tiba2 inspirasi itu turun begitu aja…. Negara Kelima, Benua Atlantis yang hilang, Orang Minang itu Keturunan Orang2 Atlantis, gw kan orang minang so gw anak atlantis or in english Atlantis Son en klo digabung atlantison (ga tau deh lebih norak yang tadi ato yang ini,hehe).

So, it’s my blog…it’s atlantison. I am the son of atlantis,hehe. Terus terang aja dengan adanya novel thriller yang agak2 mirip dengan Da Vinci Code (baca: Negara Kelima) karangan E.S. Ito ini gw jauh lebih bangga punya darah minang. En gw bisa kasih unjuk ke adek gw yang lebih suka ngaku jadi orang jambi daripada orang minang. Kata adek gw, orang minang itu pelit,hehe. Dan di luar masalah orang minang itu bener keturunan atlantis ato nggak, ternyata adat budaya Minangkabau itu Ndak Lakang Dek Paneh Ndak Lapuak Dek Hujan or dalam arti bebasnya adat budaya Minangkabau itu tetap bertahan dan tidak berubah dari jaman dahulu kala. Dan kecerdikan orang minang itu sudah ada sejak dulu kala dan bahkan Majapahit pun “diakali” oleh cerdik pandai Kerajaan Minangkabau. Dan dengan adanya Novel ini gw semakin yakin klo Sejarah Indonesia itu memang harus ditulis ulang. Ditulis tanpa rasa kesukuan, kedengkian, dendam, dan nafsu dunia. Sejarah harus ditulis apa adanya tanpa embel2. Karena sejarah adalah bahan pembelajaran bagi kita untuk menjadi lebih baik. Kalau sejarah bangsa ini aja udah ga bener, gimana kedepannya mau bener. Bagi temen2 yang punya darah minang apalagi kalau ibunya orang minang (ingat matrilineal), wajib baca novel Negara Kelima karangan E.S. Ito.

So, keep reading my blog and please put your comments as much as you can,hehe….

Iklan

5 pemikiran pada “Atlantison, E.S. Ito, dan Negara Kelima

  1. Iyank, sorry bgt gw ga ijin dulu pake nama lo, ^_^… Mmm.. klo di novelnya sih bener orang minang itu keturunan bangsa dari benua Atlantis tp namanya juga novel,hehe. Tp klo dari tambo (tambo : kesenian bercerita ttg sejarah di minang) sih Orang Minang itu keturunan Alexander The Great a.k.a Iskandar Zulkarnain. Coba liat blog minangkabau di friend list gw (palantaminang.red). Nah, E.S. Ito itu nyambung2in sejarah, jadi Alexander the Great itu keturunan Atlantis so ORang minang keturunan Atlantis,hehe. Tapi, klo kata temen gw sih, emang lagi dilakukan penelitian tentang dimana tenggelamnya Benua Atlantis dan gimana bisa tenggelamnya en salah satu dugaannya : Kepulauan Indonesia itu adalah Bagian dari Benua Atlantis kuno, ^_^…Coba deh baca Novelnya, ato minjem punya gw juga gpp. Ntar gw anterin ke kantor lo,hehe…^_^

  2. brur, selamat selangkah lagi loe menuju ke gemerlapan ilmu, semakin banyak yang loe bagi semakin gemerlaplah ilmu itu..

    pendapat yah, menurut gw malah di buku negara kelima itu si E.S. Ito itu terlalu minang, waktu di SMA dulu guru gw pernah cerita sih mengenai asal usul orang minang ini, tapi dia gak percaya n terus terang sih gw juga gak percaya. Tapi mungkin setelah dirunut2 kemungkinan itu bisa jadi ada..

  3. thanks commentnya bro… satu kata le, euforia… gw begitu senangnya pas baca Negara Kelima…Akal gw mengenyampingkan fakta…. Tp, apapun kebenarannya, asal seseorang itu ga membuktikan apa2… Jika dia orang hebat, maka dia-lah yg membuat orang2 mengenal kehebatannya, bukan asal keturunannya, halah…. sering2 kasih comment ya, yar gw rajin nulis….

Komentar Disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s